Minggu, 16 April 2017

Ziarah Kubur Orang Tua

ZIARAHI KUBUR ORANG TUAMU

Syaikh Al-Qummi dalam kitab Mafatih Al-Jinan, menjelaskan; Sebagian sehabat nabi saw meriwayatkan:

قال رسول الله (ص) اهدوا لموتاكم. فقلنا يا رسول الله، وما نهديه الاموات؟ قال الصدقة والدعاء.......( مفاتيح الجنان باب زيارة قبور المؤمنين)
Rasulullah Saww bersabda: "Berilah hadiah orang-orang yang telah meninggal di antara kamu". Kami bertanya: Wahai Rasulullah.. hadiah apakah yang bisa kami berikan kepada orang-orang yang telah meninggal? Beliau saw menjawab: "Sedekah dan doa....."

Lalu Rasulullah Saww melanjutkan bicaranya: "Sesungguhnya ruh orang-orang mukmin setiap jumat datang ke  bumi mengunjungi rumah mereka masing-masing. Dengan suara sedih dan menangis, mereka mengetuk pintu sambil memanggil-manggil:  Wahai keluargaku... wahai anakku....wahai ayahku....wahai ibuku... wahai kerabat-kerabat dekatku.... kasihanilah aku dengan sesuatu yang pernah kami miliki di dunia.. semoga Allah merahmati kalian. Kini aku menjalani siksaan dan hisab karenya, sementara orang lain yang mengambil manfaatnya.."

Masing-masing berteriak memanggil kerabat2nya;...belas kasihanilah kami dengan sekeping dirham atau secuil roti atau sehelai pakaian, semoga Allah memakaikan pakaian surga untuk kalian..."

Kemudian Nabi Saww menangis tersedu-sedu dan kamipun menangis bersamanya. Karena tangisannya, beliau saw tak mampu berbicara.

Tak lama kemudian Nabi Saww melanjutkan; "Mereka itu adalah saudara-saudara seagama kalian. Kini tubuh mereka menjadi tanah dan debu, setelah sebelumnya senang dan bahagia. Mereka kini menjerit sedih meratapi diri sendiri:..ooh andai saja kami belanjakan apa yang kami miliki di dunia untuk taat kepada Allah dan meraih rido-Nya, niscaya kami tidak akan perlu belas kasih kalian....

Sambil kembali ke alam kubur, dengan penuh sesal dan sedih, mereka berseru kepada kerabat-kerabatnya:...segera  keluarkanlah sedekah kalian untuk (kami) orang-orang yang telah meninggal...."

Dalam riwayat lain, Nabi saw bersabda: "Apa pun sedekah yang kamu keluarkan untuk seorang mayat, maka (pahala) sedekah tersebut akan diambil  malaikat dan ditaruh dalam panci yang terbuat dari cahaya yang sinarnya memancar hingga menerangi tujuh langit. Kemudian malaikat itu berdiri mendekati liang kubur sambil berseru: "Salam bahagia atas kalian wahai para ahli kubur, keluargamu telah mengirimkan hadiah ini untuk kalian". Lalu hadiah tersebut diambil dan dibawa ke dalam kubur yang kemudian memperluas tempat pembaringannya.

Kemudian Nabi Saww berkata: "Ingatlah, barang siapa mengasihani orang yang telah mati dengan bersedekah, maka dia akan mendapat pahala sebesar gunung uhud di sisi Allah, dan di hari kiamat kelak akan berada dalam naungan Arsy-Nya di hari di mana tiada tempat bernaung selain di bawah Arsy...".

Hidupmu adalah bagian tak terpisahkan dari ayahmu, ibumu, saudaramu, kakek dan nenekmu yang telah duluan meninggalkan dunia fana ini.

Mungkin saja tidak meninggalkan harta warisan untukmu, tapi setidaknya keberadaanmu dan hidupmu hingga manjadi dirimu sekarang ini adalah berkat mereka dan susah payah mereka. Darah dagingmu adalah bagian dari darah daging mereka. Lalu akankah kamu lupakan mereka begitu saja..? Mampukah kamu melupakan nama ayah dan ibumu yang pernah membelaimu dengan kasih sayangnya?

Apakah kamu anggap ziarah kubur musyrik.?

Jika ziarah kubur itu musyrik, maka nabi saw adalah orang pertama yang mempraktikkan kemusyrikan. Tidakkah kamu tahu bahwa nabi menziarahi kubur ibunya dan menangis di pusaranya? Tidakkah Fatimah Zahra putri nabi saw menziarahi
kubur ayahnya?Tidakkah para sahabat juga melakukan yang serupa?

ziarahilah kubur ayah dan ibumu... Kini mereka manangis sedih dalam kuburnya, menanti belas kasihmu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Agama

Ziarah Kubur Muslim

*Amalan Ziarah Kubur Muslimin* *Saat Imam Shadiq as ditanya bagaimana cara kita menyampaikan salam kepada Ahli Kubur? Beliau menjawab:* ...

Herbal